Love Yourself - Tapi Kamu Bukan Center Of the Galaxy
There’s a fine line between self-love and self-worship.
Dan jujur aja, kadang kita tuh suka nyenggol garis itu—pakai heels, sambil selfie, terus bilang:
> “I’m healingggg ๐๐ ✨.”
Padahal mungkin yang kita butuh bukan healing, tapi tidur siang dan makan yang bener.
---
๐ฑ Self-love itu penting.
Sayangi dirimu.
Kasih ruang buat gagal.
Kasih tepuk tangan tiap kamu berani nolak hal yang bikin kamu stres.
Karena dunia udah cukup kejam. Kamu nggak perlu jadi musuh buat dirimu sendiri.
---
๐ Tapi jangan lupa...
Kamu juga bukan dewa es krim rasa salted caramel.
You don’t need to worship yourself.
Nggak semua keputusanmu paling bener.
Nggak semua luka harus dipajang pakai filter vintage dan quote fake deep.
Kadang, cinta diri itu diam-diam.
Kayak:
Tidur cukup
Minta maaf kalau salah
Nggak ngomong “aku emang begini orangnya!” sebagai tameng
---
☕ Jadi... apa dong?
Real self-love is humble.
Dia nggak teriak-teriak minta validasi.
Dia nggak nyuruh orang lain muter ngikutin orbitnya.
Real self-love is when you know:
> “Aku penting, tapi bukan satu-satunya yang penting.”
“Aku berharga, tapi juga masih bisa belajar.”
“Aku mencintai diri ini... yang belum selesai jadi siapa-siapa.”
---
๐ Penutup
You deserve kindness—especially from yourself.
Tapi jangan sampai cinta diri berubah jadi cermin raksasa yang nutupin semua pemandangan.
The world is bigger than your reflection.
And that’s actually a good thing.
---


Comments
Post a Comment